Berikut merupakan 11 Tempat yang Disukai
Syetan , diantaranya adalah :
1. Tempat Buang Air Besar dan Kecil
Dalam hadits Zaid bin Arqam radiyallohu ‘anhu,
dan selainnya yang diriwayatkan oleh Ahmad
(4/373), Ibnu Majah (296), Ibnu Hibban
( 1406), Al Hakim (1/187) dan selainnya
bahwa Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam,
bersabda : “Sesungguhnya tempat-tempat
buang hajat ini dihadiri (oleh para setan, pen),
maka jika salah seorang dari kalian hendak
masuk kamar mandi (WC), ucapkanlah
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung
kepadamu dari setan laki-laki dan setan
perempuan.”
ﺍﻟْﺨُﺒُﺚِ adalah setan laki-laki dan ﺍﻟْﺨَﺒَﺎﺋِﺚِ
adalah setan perempuan.
Demikian banyak orang yang terkena
gangguan jin adalah di tempat-tempat buang
hajat.
2. Lembah-lembah.
Sesungguhnya jin dan setan ditemukan di
lembah-lembah dan tidak ditemukan di
pegunungan. Berkata Syaikhul Islam Ibnu
Taimiyyah Rahimahullah dalam “Majmu
Fatawa” (19/33) : “Lembah-lembah adalah
tempatnya kaum jin karena sesungguhnya
mereka lebih banyak ditemukan di lembah-
lembah daripada di dataran tinggi.”
3. Tempat Sampah dan Kotoran.
Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah
Rahimahullah dalam “Majmu Fatawa”(19/41) :
“(Para Setan) ditemukan di tempat-tempat
bernajis seperti kamar mandi dan WC, tempat
sampah, kotoran serta pekuburan.”
4. Pekuburan.
Telah datang dari hadits Abu Said Al Khudri
radiyallohu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallohu
‘alaihi wasallam, bersabda:
ﺍﻷَﺭْﺽُ ﻛُﻠُّﻬَﺎ ﻣَﺴْﺠِﺪٌ ﺇِﻻَّ ﺍﻟْﻤَﻘْﺒَﺮَﺓَ ﻭَﺍﻟْﺤَﻤَّﺎﻡَ
” Permukaan bumi itu semuanya masjid (bisa
dijadikan tempat untuk shalat, pen) kecuali
pekuburan dan kamar mandi.” (Lihat juga di
HR. Ahmad (3/83), Abu Daud (492),Tirmidzi
(317), Ibnu Hibban (1699), Al Hakim (1/251)
serta yang lainnya).
Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah
Rahimahullah sebagaimana yang disebutkan di
dalam “Majmu Fatawa” (19/41) ketika
berbicara tentang tempat-tempat jin : “Pada
pekuburan itu terdapat sarana menuju
kesyirikan sebagaimana pekuburan juga
menjadi tempat mangkalnya para syaitan Lihat
ucapan beliau sebelumnya.
Para syaitan menuntut orang yang hendak
menjadi tukang sihir untuk selalu tinggal di
pekuburan. Dan disanalah para syaitan turun
mendatanginya dan tukang sihir itu bolak balik
ke tempat ini. Para syaitan menuntutnya untuk
memakan sebagian orang-orang mati.
5. Tempat yang Telah Rusak dan Kosong.
Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam “Al Adab Al
Mufrad” (579) dari Tsauban radiyallohu ‘anhu
berkata : Rasulullah Shallallohu ‘alaihi
wasallam, berkata kepadaku : “Janganlah
kamu tinggal di tempat yang jauh dari
pemukiman karena tinggal di tempat yang jauh
dari pemukiman itu seperti tinggal di kuburan.”
Hadits ini hasan. Berkata lebih dari satu ulama
bahwa Al Kufuur adalah tempat yang jauh dari
pemukiman manusia dan hampir tidak ada
seorang pun yang lewat di situ. Berkata
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah sebagaimana
yang disebutkan dalam “Majmu
Fatawa” (19/40-41) ketika berbicara tentang
jin:
“Oleh karena itu, (para syaitan) banyak
ditemukan di tempat yang telah rusak dan
kosong.”
6. Lautan
Dalam hadits Jabir radiyallohu ‘anhu berkata :
Bersabda Rasulullah Shallallohu ‘alaihi
wasallam:
“Sesungguhnya Iblis meletakkan
singgasananya di atas lautan dalam riwayat
lain di atar airdan kemudian dia pun mengutus
pasukannya. (HR. Muslim: 2813).
Dan juga datang dari hadits Abu Musa
radiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh Ibnu
Hibban dan yang lainnya dan hadits ini shahih.
Sebagian ulama menyebutkan bahwa lautan
yang dimaksud adalah samudera “Al Haadi”
karena di sanalah tempat berkumpulnya semua
benua.
7. Celah-celah di Bukit.
Telah datang hadits Ibnu Sarjis radiyallohu
‘anhu dia berkata: bersabda Rasulullah
Shallallohu ‘alaihi wasallam : “Janganlah salah
seorang diantara kalian kencing di lubang…”
Mereka berkata kepada Qatadah: “Apa yang
menyebabkan dibencinya kencing di lubang?”,
dia berkata : “Disebutkan bahwa itu adalah
tempat tinggalnya jin”. Hadits ini dikeluarkan
oleh Ahmad (5/82), Abu Daud (29), An Nasaai
(34), Al Hakim (1/186) dan Al Baihaqi (1/99).
Lebih dari satu ulama yang membenarkan
bahwa Qatadah mendengar dari Abdullah bin
Sarjis radiyallohu ‘anhu,. Lihat kitab “Jami’ At
Tahshiil.”
Hadits ini dishahihkan oleh Al Walid Al Allamah
Al Wadi’i dalam “Ash Shahih Al Musnad Mimma
Laisa fii Ash Shahihain” (579).
8. Tempat-tempat Kesyirikan, Bid’ah dan
Kemaksiatan
Para setan ditemukan di setiap tempat yang di
dalamnya manusia melakukan kesyirikan,
bid’ah dan kemaksiatan. Tidaklah dilakukan
kebid’ahan dan penyembahan kepada selain
Allah Subhaanahu wat’ala, kecuali syaitan
memiliki andil yang cukup besar di dalamnya
dan terhadap para pelakunya.
9. Rumah-rumah yang di Dalamnya Dilakukan
Kemaksiatan
Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasalla, bersabda
:” Sesungguhnya malaikat tidak masuk ke
dalam rumah yang di dalamnya terdapat anjing
dan gambar.” (HR. Al Bukhari: 3226 dan
Muslim : 2106 dari hadits Abu Thalhah dan
Aisyah Radhiyallahu ‘anhuma dan datang pula
dari para sahabat yang lain).
Jika malaikat tidak masuk ke dalam rumah,
maka syaitanlah yang masuk adalah syaitan
karena malaikat adalah tentara-tentara Allah
Subhanahu wa ta’ala yang diutus untuk
menjaga kaum mukminin dan menolak
kemudharatan dari mereka. Termasuk
kebodohan adalah jika seorang muslim
mengusir malaikat dari rumahnya yang
menyebabkan masuknya jin dan setan ke
dalamnya. Maka makmurkanlah rumah itu
dengan dzikir kepada Allah Subhanahu
wata’ala, ibadah, dan membaca Al Qur’an.
Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam,
bersabda : “Janganlah kalian menjadikan
rumah-rumah kalian sebagai pekuburan karena
sesungguhnya setan itu lari dari rumah yang di
dalamnya dibacakan Surat Al Baqarah.” (HR.
Muslim (780), Ahmad (2/337), Tirmidzi (2877)
dan selainnya).
10. Pasar-pasar
Telah datang dari Salman radiyallohu ‘anhu,
yang diriwayatkan oleh Imam Muslim (2451)
dan selainnya berkata : “Janganlah engkau
menjadi orang pertama yang masuk pasar jika
engkau mampu dan jangan pula menjadi orang
paling terakhir yang keluar darinya pasar
karena pasar itu adalah tempat peperangan
para syaitan dan disanalah ditancapkan
benderanya.”
Ucapan ini memiliki hukum marfu (disandarkan
kepada Rasululla Shallallohu ‘alaihi wasallam,
pen). Yang dimaksud dengan ﺍ ﻟﻤﻌﺮ ﻛﺔ dalam
kata ” ﻣﻌﺮﻛﺔ ﺍﻟﺸﻴﻄﺎﻥ ” adalah tempat
peperangan para syaitan dan mereka
menjadikan pasar sebagai tempat perang
tersebut karena dia mengalahkan mayoritas
penghuninya disebabkan karena mereka lalai
dari dzikrullah dan gemar melakukan
kemaksiatan.
Dan ucapannya ” ﻭﺑﻬﺎ ﻳﻨﺼﺐ ﺭﺍﻳﺘﻪ ” (dan
dengannya dipasang benderanya), merupakan
isyarat ditemukannya para syaitan untuk
mengadu domba sesame manusia.
Oleh karena itu, pasar merupakan tempat yang
dibenci oleh Alla Subhanahu wata’ala.
Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam
bersabda: “ Tempat yang paling disukai oleh
Allah adalah masjid dan tempat yang paling
dibenci oleh Allah adalah pasar.”
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim
(671) dan selainnya dari hadits Abu Hurairah
radiyallohu ‘anhu. Demikianlah para setan
berkumpul di tempat-tempat yang di dalamnya
gemar dilakukan perbuatan maksiat dan
kemungkaran.
11.Jin dan Para Syetan Berkeliaran di Jalan-
jalan dan Lorong-lorong.
Dalam hadits Riwayat Bukhari (3303) dan
Muslim (2012) dari Jabir radiyallohu ‘anhu,
bahwa Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam
bersabda : “ Jika telah datang malam, maka
cegahlah anak-anak kalian untuk keluar
karena sesungguhnya jin itu berkeliaran dan
melakukan penculikan. Matikan lentera di saat
tidur karena sesungguhnya binatang fasik
(tikus, pen) itu kadang menarik sumbu lampu
sehingga membakar penghuni rumah tersebut”.
Saturday, 17 October 2015
Tempat-tempat yang biasanya di sukai syetan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment